Helo Indonesia

Puan Sebut Kandidat Cawapres Ganjar Mengerucut Sisa Lima Nama, Siapa Saja?

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Minggu, 23 Juli 2023 21:35
    Bagikan  
Puan Maharani
tangkapan layar

Puan Maharani - Puan Maharani , Ketua DPP PDIP saat membacakan rekomendasi Rakernas III PDIP, 8 Juni. (Foto: tangkapan layar)

HELOINDONESIA.COM - Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan bakal calon wakil presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo yang sebelumnya sebanyak 10 nama telah mengerucut menjadi 5 nama.

"10 nama (yang dulu), tapi sekarang sudah mengerucut ke 5 nama," kata Puan, Minggu (23/7/2023).

Nama-nama yang ada dalam bursa Cawapres adalah dua dintaranya yakni Menteri BUMN Erick Thohir hingga Menparekraf Sandiaga Uno 

"Sekarang sudah mengerucut 5, salah satunya yaitu Pak Erick Thohir," kata Puan.

Baca juga: Desas-desus Duit Wadas Rp 11 Miliar Ganjar Pranowo, Gempadewa Konsisten Tolak Tambang

Puan membeberkan 5 nama kandidat cawapres Gubernur Jateng itu. Puan menyebut selain dua nama menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin, ada dua nama ketua umum parpol yaitu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Pak Sandiaga, Pak Erick Thohir, Pak Andika, Mas AHY, Cak Imin," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut bakal mengumumkan bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 pada September atau sebulan sebelum masa pendaftaran capres di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Nama Cawapres Ganjar, kata dia akan dideklarasikan setelah PDIP berdiskusi dengan sejumlah rekan partai koalisi. PDIP berkoalisi dengan PPP, Partai Hanura dan Partai Perindo untuk mengusung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Baca juga: Sudin: Lapor Jika Ada Vaksinasi Hewan Dikenakan Biaya

"Ibu Ketua Umum yang memiliki kewenangan untuk mengumumkan calon dari wakil presiden pada September. Tentu saja setelah berkoordinasi dengan seluruh ketua umum partai politik yang merngusung Ganjar dan juga dengan bapak Presiden Jokowi," kata Hasto kepada wartawan, Selasa (4/7).