Helo Indonesia

Mengupas Kelemahan Ganjar Pranowo Sebagai Capres, Ternyata Banyak Bahan Serangan dari Lawan Politik

M. Haikal - Nasional -> Politik
Minggu, 18 Juni 2023 19:55
    Bagikan  
Capres Ganjar Pranowo,
Foto: Heloindonesia

Capres Ganjar Pranowo, - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya di Puri Gedeh, Kota Semarang.

HELOINDONESIA.COM - Bakal Capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dinilai masih banyak memiliki risiko politik saat menghadapi Pilpres 2024 mendatang.

Ada beberapa sisi kelemahan dari Ganjar Pranowo dan pendukungnya sehingga bisa mengkandaskan dirinya sebagai penerus Presiden Jokowi.

Dari catatan political brief Bhaskara, ada lima tantangan yang harus diredam Ganjar Pranowo dan timses pendukungnya saat menghadapi Pilpres 2024.

Ganjar Pranowo harus meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa dia memiliki legitimasi yang kuat sebagai capres.

Baca juga: Pemkot Bandarlampung Gelar Operasi Bibir Sumbing

Ganjar Pranowo harus membuktikan keberhasilannya sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Karena selama ini Ganjar Pranowo masih menjadi sasaran empuk kelemahannya dalam mengatasi masalah laten seperti kemiskinan yang tinggi di provinsi yang dipimpinnya.

Selain itu, hingga saat ini Ganjar Pranowo belum merumuskan ide-ide originalnya sebagai calon presiden.

Ganjar dinilai belum terlihat mampu mengembangkan program-program sebagai pemimpin masa depan. 

Baca juga: Sekda Kendal Terjun Langsung Tangani Kebakaran Sampah Eks TPA Darupono

Justru selama ini Ganjar terkesan hanya meneruskan program-program populis Jokowi, tanpa memiliki ide brilian sebagai capres.

Isu yang paling krusial adalah  citra Ganjar Pranowo sebagai calon boneka  akibat kegagalan Indonesia sebagai tukang rumah Piala Dunia U 20.

Selain itu,  isu yang pasti bakal terus digoreng lawan-lawan politiknya bahwa Ganjar Pranowo hanyalah Capres   "petugas partai" yang dikendalikan PDIP.

Kelemahan lainnya, Ganjar Pranowo belum  mengambil proporsi terbesar floating mass atau massa mengambang yang belum terjamah oleh partai politik dan timsesnya.

Baca juga: 4 Catatan Baik dan Kelam Prabowo Subianto, 2 Isu Ini Bisa jadi Gorengan di Pilpres 2024

Floating mass yang harus digarap Ganjar Pranowo dan timsesnya adalah  penduduk pedesaan, pemilih pemula, ASN di pulau Jawa. 

Ganjar Pranowo dan timsesnya juga perlu belajar dari pengalaman Pilkada DKI 2017 dan Pemilu 2014/2019.

Sebab, dengan infrastruktur partai yang tidak memadai untuk memenangkan kandidat jika hanya bekerja sendiri.

Selain itu, beban yang ditanggung dari dukungan  organ relawan harus betul-betul diperhatikan.

Baca juga: Deretan HP Harga 1 Jutaan RAM 6GB Dengan Spek lengkap

 Karena banyak juga mereka yang mengaku relawan ternyata hanya organisasi papan nama. Sehingga cost politik banyak terbuang sia-sia.

Ganjar Pranowo juga diingatkan bahwa pemilih non partai adalah penentu kemenangan.

Namun pemilih ini cair dan rentan dipengaruhi hoaks sehingga