BANJARMASIN, HELOINDONESIA.COM - Netralitas ASN menjadi isu penting dan perhatian utama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Selatan. Khususnya di instansi pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono, di Banjarmasin.
Menurut Aries, pada saat pilkada, tarik-menarik kepentingan pasangan calon terhadap ASN sangat rentan. Situasi ini terutama terjadi jika salah satu kandidat adalah petahana atau memiliki kepentingan terkait dengan calon tertentu.
"Begitu pula para penjabat kepala daerah saat ini yang menjadi kandidat dalam pilkada, mereka memiliki otoritas terhadap ASN," ujar Aries Selasa (18/6/2024).
Oleh karena itu, Aries mengingatkan agar para calon tidak melibatkan dan memanfaatkan ASN untuk kepentingan pemilihan guna meningkatkan perolehan suara.
Peringatan serupa juga disampaikan kepada ASN agar tidak terlibat dalam politik praktis demi memenangkan calon tertentu, terutama jika mereka memiliki kewenangan dalam posisi pemerintahan.
Selain masalah netralitas ASN, Aries juga mengakui bahwa politik uang tetap menjadi kerawanan dalam setiap pilkada sehingga membutuhkan pengawasan ekstra untuk dapat diminimalisir.
