bjb Kredit Kepemilikan Rumah
Helo Indonesia

Suntikan Darah Baru Rapimnas, Pengurus DPD Dorong OSO Kembali Jadi Ketua Umum Hanura

Aris Mohpian Pumuka - Nasional -> Politik
Sabtu, 8 Juni 2024 22:30
    Bagikan  
OSO
Aris Mohpian Pumuka

OSO - Partai Hanura meminta OSO kembali jadi Ketua Umum Hanura.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Pada penutupan Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional) Partai Hanura, seluruh pengurus Dewan Perwakilan Daerah secara aklamasi menunjuk kembali Oesman Sapta Odang (OSO) menjadi ketua Umum Partai Hanura untuk periode 2024-2029.

Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura mendorong Oesman Sapta Odang (OSO) kembali menjadi Ketua Umum Partai Hanura, periode 2024-2029.

Penunjukkan aklamasi itu disampaikan secara resmi dalam Rapimnas II Partai Hanura di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (8/6/2024). Pernyataan sikap ini dibacakan oleh Ketua DPD Papua Barat Daya Charles Lmbir.

"Bahwa perlu ada kesinambungan kerja yang kuat ke depannya dalam menghadapi Pemilu 2029, maka keberlanjutan kepemimpinan Ketua Umum harus ditetapkan pada Rapimnas II ini,” kata Charles.

Baca juga: Putri BIN Jaga Peluang Lolos ke Final Four Proliga Usai Tundukkan Pertamina Enduro

Charles menyebut, pernyataan kesediaan OSO memimpin Hanura periode 2024-2029 harus dituangkan dalam keputusan Rapimnas II, beserta sikap DPD seluruh Indonesia, sehingga menjadi dasar Munas Partai Hanura pada Desember 2024.

Tindak lanjut sikap DPD Partai Hanura se-Indonesia terkait kepemimpinan keberlanjutan akan disampaikan berjenjang di tingkat daerah, dan pada seluruh DPC Partai Hanura akan disampaikan sikap yang sama, sehingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sikap seluruh DPD Hanura seluruh Indonesia.

Pernyataan sikap pengurus DPD seluruh Indonesia ini disambut positif forum Rapimnas II Partai Hanura. Hal itu tampak jelas dalam salah satu poin pernyataan politik Rapimnas II Partai Hanura yang dibacakan oleh Sekjen Partai Hanura Benny Rhamdani.

"Bahwa perlu ada kesinambungan kerja yang kuat ke depannya dalam menghadapi Pemilu 2029, maka diperlukan kesinambungan kepemimpinan Partai, untuk itu DPD Partai Hanura se-Indonesia meminta kesediaan Bapak Ketua Umum Dr H Oesman Sapta untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Umum Partai Hanura masa bakti 2024-2029," ujar Benny.

Baca juga: Kementerian PUPR dan BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Isi 43 Bendungan di Pulau Jawa

Benny menyatakan, sejauh ini OSO belum menanggapi permintaan dari seluruh pengurus Hanura tersebut. “Nanti di Munas (OSO menyatakan sikap resminya)," kata Benny.

"Kami harus realistis bahwa berbagai kemungkinan selalu ada. Termasuk bergabung dalam pemerintah baru nanti," kata OSO.

Rapimnas diselenggarakan, tentu berkaitan dengan gagalnya Partai Hanura melenggang  ke Senayan. Menurut OSO, Partai Hanura mendesak pemerintah dan DPR RI menghapus ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen.

Partai Hanura termasuk partai politik peserta Pileg 2024 yang gagal tembus ke Senayan karena perolehan suaranya gagal melampaui ambang batas 4 persen. Sekretaris Jenderal Partai Hanura Benny Rhamdani menyatakan bahwa pengaturan itu telah merampas hak politik warga negara Indonesia".

Baca juga: Sekolah Jurnalistik Angkatan XIX Digelar, PWI Jateng Apresiasi Konsistensi FH Unissula

Di bagian lain, OSO terbuka untuk membangun koalisi dengan pemenang Pilpres (pemilihan presiden). Seperti diketahui Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029.

"Kami harus realistis bahwa berbagai kemungkinan selalu ada. Termasuk bergabung dalam pemerintah baru nanti," kata OSO.

Soal Pilkada

Di bagian lain, soal Pilkada (pemilihan kepada daerah), Partai Hanura tak mau ketiban sial lagi seperti gagal masuk Senayan. Karenanya Partai Hanura merapatkan barisan menggelar Rapimnas, yang berlangsung selama dua hari, dari Jumat hingga Sabtu (9/7/2024).

Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menghimpun seluruh anggota DPRD dari 38 provinsi dalam rapat tersebut. "Kami telah mempersiapkan kader-kader terbaik Hanura untuk bertarung di ajang Pilkada," kata OSO.

Baca juga: Kredit Macet Fintech Didominasi Anak Muda, Ketua DPD RI Tekankan Pentingnya Edukasi Keuangan

Dia katakan, Rapimnas kali ini sangat menggelitik. Maksudnya, partai harus membahas setiap agenda politik di Tanah Air. Setelah usai gelaran Pileg (pemilihan legislatif) dan Pilpres. "Kini setiap partai, termasuk Hanura, juga harus mempersiapkan diri di ajang Pilkada," ujarnya.

OSO tahu diri, ia tidak memasang target muluk-muluk dalam ajang Pilkada kali ini. Hanya saja, ia berharap kepala daerah yang terpilih nantinya harus memberi kesejahteraan kepada seluruh bangsa dan negara.

Meski demikian, mantan ketua DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia) ini bangga atas banyak calon gubernur, walikota atau bupati yang antri mendaftar ke partainya. "Untuk pemilihan gubernur telah mendaftar sebanyak 73 calon. Sementara untuk bupati atau walikota lebih banyak lagi, sekitar 837 calon," ujarnya.

OSO merinci, tercatat ada lebih dari 800 orang yang mendaftarkan dari untuk maju dalam Pilkada 2024 melalui Partai Hanura. Mungkin sebagian orang menganggap Hanura adalah partai kecil. Tapi, yang mendaftar malah banyak sekali. Berarti mereka yakin dengan kualitas Parta Hanura.

Baca juga: Review Film How to Make Millions Before Grandma Dies

"Lagipula, rapimnas kali ini Hanura menyuntikkan darah baru, guna memperkuat dan memulihkan kepercayaan kepada kader partai menghadapi kompetisi yang sengit dalam Pilkada nanti," ucapnya.

Di bagian lain, OSO terbuka untuk membangun koalisi dengan semua pihak. "berkoalisi di ajang Pilpres berbeda dengan di Pilkada, karena tiap daerah memiliki pertimbangan sendiri-sendiri," tuturnya.