HELOINDONESIA.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari menyatakan bahwa setiap paslon hanya boleh membawa 75 orang ke acara debat.
Sebelumnya, Cak Imin menyebutkan bahwa jumlah pendukung yang diundang dalam acara debat sebaiknya diatur secara adil untuk setiap pasangan capres-cawapres.
Hasyim mengatakan pihaknya telah menyampaikan bahwa undangan yang diberikan kepada para pendukung setiap paslon capres-cawapres sudah dihitung secara sama jumlahnya.
"Jadi dari segi undangan yang kita sampaikan ke setiap pasangan calon, sama jumlahnya," ujar Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (18/12/2023).
Baca juga: Cek Kode Rahasia Pada Ban Mobil yang Belum Banyak Orang Tau
Selain itu, para undangan juga telah diatur penempatannya agar dapat memiliki akses yang sama.
"Penempatannya juga diatur sedemikian rupa supaya masing-masing punya akses yang setara," ungkap dia.
Untuk pelaksanaan debat cawapres yang akan digelar pada hari Jumat (22/12/2023) nanti, KPU hanya mengundang masing-masing 75 pendukung dari setiap paslon capres-cawapres.
"Jumlah undangan sama ya, kan 75 orang masing-masing tim pasangan calon," tegasnya.
Sebelumnya, cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar mengatakan gelaran debat capres 2024 yang digelar pekan lalu telah berjalan dengan bagus.
Namun, Cak Imin mengkritisi mengenai jumlah pendukung yang hadir dalam gelaran debat tersebut.
Menurutnya, jumlah undangan untuk pendukung yang hadir di lokasi debat harus ditetapkan secara adil jumlahnya.
"Mungkin penyempurnaan soal harus adil jumlah yang diundang, jangan ada yang lebih banyak. Harus adil semua calon kalau 40, 40 semua," kata Cak Imin.
