Helo Indonesia

Didorong PBB, Yusril Ihza Bakal Perkuat Suara Prabowo Dari Ceruk Pemilih Islam

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Selasa, 3 Oktober 2023 13:25
    Bagikan  
Prabowo Subianto, Yusril Ihza Mahendra
Ist

Prabowo Subianto, Yusril Ihza Mahendra - Prabowo Subianto dan Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum PBB, (kiri) saata acara bersama di Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera Barat. (Foto: Istimewa)

HELOINDONESIA.COM - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin menyebutkan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra potensial menjadi menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.

Menurut Ujang, sosok Yusril akan melengkapi Prabowo yang dikenal sebagai tokoh dari militer dan nasionalis. Kata dia, Yusril bakal menguatkan Prabowo lantaran dapat menarik suara pemilih Islam. 

"Pak Prabowo dari militer, dari nasionalis, terkenal dengan ketegasannya. Nah, sosok Prof Yusril bisa mengimbangi dan menambah kekuatannya dengan yang bisa mengambil dari suara ceruk kelompok Islam. Bahkan Prof Yusril mendatangu Kiai Langitan, bersilaturahmi,” ujar Ujang dikutip, Selasa (3/10/2023).

Ujang menilai sosok Yusril dekat dengan kyai dan ulama sehingga bisa mendongkrak suara Prabowo dari Islam. Dia juga berpandangan Yusril adalah sosok memperjuangkan nilai-nilai Partai Masyumi dengan konsisten. 

Baca juga: Sebut Yusril dan Mahfud Potensial Jadi Cawapres, Pengamat : Kelemahannya Dari Segi Elektabilitas

"Pakk Yusril meneruskan perjuangan guru dan mentornya terdahulu, salah satunya adalah M Natsir," ucapnya.

Selain itu, Ujang meyakini Yusril adalah sosok dengan integritas yang luar biasa. "Integritas itu misalnya terlihjat ketika Prof Yusril dipercaya menjadi penulis pidato Presiden Soeharto di usia yang masih sangat muda," paparnya. 

Dia menambahkan, Yusril juga kapasitas intelektual pun cukup mumpuni. “kiya tahu dia kapasitas kemampuan ekspertis di bidang hukumnya juga luar biasa,” ujar Ujang.

Berdasarkan pengamatannya, Yusril adalah satu dari sedikit akademisi yang tetap bernas atau menyampaikan sesuatu secara lugas, meskipun sudah terjun ke dunia politik.