LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Pemkot Bandarlampung, dari Disdukcapil, Dinas Pendidikan, kecamatan, kelurahan, hingga RT, kecolongan lagi. Ada warganya yang berusia sembilan tahun belum sekolah gara-gara administrasi kependudukan keluarganya tak ada: KTP, KK, ijazah, dll.
Dengan suara bergetar sedih, lewat rekaman video yang diperoleh Helo Indonesia Lampung, ibunya asal Jakarta, Ervina (35) sampai memohon kepada Presiden Jokowi agar putri tertuanya yang sudah berusia 9 tahun dapat sekolah.
"Bapak Presiden Jokowi tolong anak saya agar dapat bersekolah Pak" ujar warga yang bersuamikan buruh tinggal di Jl. Imam Bonjol, Gg Sultan Anom, RT 05 LK 1, , Kelurahan Langkapura Baru, Kecamatan Langkapura, Kota Bandarlampung.
Ervina juga membuat surat pernyataan meminta bantuan Ketua Umum Garuda Berwarna Nusantara Johan Syahril agar anaknya bisa sekolah di SDN 1 Langkapura. Suaminya juga hanya ada KK orangtuanya yang tinggal di Kelurahan Suka Jawa Badu, Tanjungkarang Barat.
Baca juga: Selang Dua Hari Gabung, Kaesang Resmi Jadi Ketua Umum PSI
Dikonfirmasi Helo Indonesia Lampung, Senin (25/9/2023), pukul 20.15 WIB, Ervina mengatakan sudah ada pihak kecamatan yang datang dan memeroses identitas kependudukannya agar anaknya bisa sekolah. Keluarganya hanya punya surat keterangan berdomisi yang ditandatangani Lurah Cecep.
Pekan lalu, Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung, kecamatan, kelurahan, hingga RT juga luput ada dua bocah yang tak sekolah gara-gara orangtuanya tukang servis elektronik tak mampu mengantarkan anaknya sekolah dan memindahkannya ke dekat rumah.
Setelah viral, Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung, kecamatan, kelurahan, hingga RT baru sibuk memperhatikan kedua bocah tersebut dan dalam hitungan hari bisa sekolah dan mendapatkan bantuan seragam sekolah. (HBM)
