Helo Indonesia

Ganjar Gemas, Satu Data Indonesia Tak Jalan karena Terkendala Ego Sektoral

Senin, 18 September 2023 13:18
    Bagikan  
Ganjar Gemas, Satu Data Indonesia Tak Jalan karena Terkendala Ego Sektoral

Ganjar Pranowo dan Ketua Ikatan Alumni ITS, Sutopo Kristanto saling mengangkat tangan

HELOINDONESIA.COM - Capres 2024, Ganjar Pranowo mengaku gemas dengan program Satu Data Indonesia (SDI). Pasalnya, Meski sudah dicanangkan lama, namun program itu sampai saat ini belum terwujud.

"Padahal ini adalah kunci untuk memajukan Indonesia. Saya itu gemas sekali, kok nggak beres-beres ya ini," kata Ganjar saat diskusi bersama Forum Alumni Perguruan Tinggi se Indonesia di Djakarta Theater, Minggu 17 September 2023.

Ganjar mengatakan, banyaknya persoalan terkait program jaring pengamanan sosial di Indonesia karena datanya asal-asalan. Contoh kongkret, banyak pembagian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bansos yang tidak tepat sasaran, atau masih banyak orang kaya yang menggunakan tabung gas 3 kg, meski sebenarnya itu menyasar untuk keluarga miskin.

Baca juga: Ganjar Soal Konflik Rempang; Selesaikan dengan Dialog dan Dengarkan Masyarakat

"Ya karena datanya tidak presisi. Padahal saya kira, dengan KTP saja bisa kok untuk mendata semua problem yang kita miliki," tegasnya.

Untuk itu, Ganjar menjadikan SDI salah satu program prioritas jika kelak ia terpilih sebagai presiden Republik Indonesia. Sebab dengan beresnya pendataan, maka seluruh sektor dan subsektor bisa ter-capture dengan baik.

"Sehingga perencanaan kita ke depan akan lebih presisi. Semuanya berbasis data. Kalau ini tidak terjadi, ya sulit," tegasnya.

Ego Sektoral

Memang diakui Ganjar, pihaknya telah berbicara dengan banyak pihak terkait program satu data Indonesia itu. Menurut informasi, program itu sulit terwujud karena adanya ego sektoral dari berbagai pihak.

"Ya harus tegas, kalau sektor ini dan sektor itu tidak mau, ya sudah tekan saja. Tunjuk mereka dan perintahkan harus selesai. Top leader harus ambil alih dan mesti selesai besok. Itu pasti bisa," tegasnya disambut tepuk tangan ribuan akademisi yang hadir.

Saat Ganjar menyampaikan itu, ada salah satu audiens yang berteriak. Ia mengatakan SDI bisa terwujud jika Ganjar jadi Presiden.

"Kalau Pak Ganjar pasti bisa," teriaknya.

Ganjar tersenyum mendengar teriakan itu. Ia mengatakan hal itu bisa terjadi jika semua memberikan doa dan dukungan padanya.

"Ya kalau bapak ibu membantu pasti bisa," jawab Ganjar disambut tepuk tangan riuh para akademisi.

Baca juga: Penghuni Lupa Matikan Tungku, Rumah Beserta Isi di Kutasari Ludes Terbakar

Dalam acara itu, Ganjar menyampaikan sejumlah gagasannya untuk memajukan Indonesia. Ia menyampaikan tiga pondasi paling ampuh untuk mewujudkan itu, yakni meningkatkan anggaran negara, digitalisasi sistem pemerintahan dan membasmi korupsi.

Gagasan Ganjar itu mendapat apresiasi dari ribuan akademisi yang hadir. Mereka puas dan yakin bahwa Ganjar mampu menjadi pemimpin terbaik untuk Indonesia.

"Kami terpesona dengan ide dan gagasan mas Ganjar. Kami yakin beliau mampu memimpin loncatan menuju Indonesia emas. Dan kami Forum Alumni Perguruan Tinggi se Indonesia akan mendukung sepenuhnya mas Ganjar jadi presiden demi tercapainya kesejahteraan Indonesia," ucap Ketua Ikatan Alumni ITS, Sutopo Kristanto. (Aji)