Helo Indonesia

Pandangan Anies Tentang AHY, Sejak Awal Bertemu Hingga Sekarang

Winoto Anung - Nasional -> Peristiwa
Jumat, 11 Agustus 2023 15:47
    Bagikan  
Anies Baswedan dan AHY
X / @aniesbaswedan

Anies Baswedan dan AHY - Anies Baswedan saat peluncuran buku AHY bertajuk Tetralogi Transformasi AHY, acaranya di Jakarta, 10 Agustus 2023, (Foto: X / @aniesbaswedan)

HELOINDONESIA.COM - Dalam kondisi saat ini Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut akan menjadi pasangan untuk maju sebagai capres-cawapres dalam Pilpres 2024.

Di sisi lain ada pihak yang menilai Anies dan AHY tak cocok, dan tidak mengangkat elektabilitasnya. Anies sendiri punya lima kriteria untuk tokoh yang akan dipilih menjadi cawapresnya.

Kali ini Anies memberikan pandangannya tentang sosok AHY, mulai dirinya awal bertemu hingga sekarang, yang sedang menghadapi Pilpres 2023. Anies mencoba memberikan pandangannya tentang AHY, dia bercerita dari awal perkenalan.

“Pertama kali ketemu Mas AHY tahun 2010 di Magelang. Waktu itu saya masih ngajar di kampus dan diminta berbicara di Taruna Nusantara, Mas AHY juga diundang sebagai alumni,” ungkap Anies dalam unggahannya hari Jumat ini.

Baca juga: Mahfud MD Sudah Prediksi PK Moeldoko Akan Ditolak MA : Kecuali Hakimnya Mabuk

Kemudian Anies bercerita peluncuran buku AHY yang diberi tajuk Tetralogi Tranformasi AHY, di Jakarta, Kamis 10 Agustus 2023. Di situlah Anies memberikan pandangannya sekilas.

“Kemarin diundang menghadiri peluncuran buku Tetralogi Transformasi AHY, di Jakarta. Mas AHY meluncurkan langsung 4 buku, kita perlu apresiasi secara khusus karena Mas AHY menuliskan pikiran, yang ditulis anak muda adalah masa depan, dan Mas AHY menuliskan gagasan untuk masa depan,” ujar Anies.

Dari peluncuran  buku AHY tersebut, Anies menyatakan bahwa buku Tetralogi Transformasi AHY tersebut bisa digunakan untuk perjalanan ke depan.

Baca juga: Demokrat Lempar Isu Surya Paloh Didorong Jadi Cawapres Anies, Netizen: di Bawah Sudah Solid, Kalian Jangan Gaduh

“Kami berharap tetralogi ini menjadi roadmap dalam perjalanan ke depan, sekaligus mengingatkan kita yang berada di wilayah publik untuk menuliskan pengalaman agar menjadi pelajaran bagi banyak orang, baik pada saat ini maupun masa depan,” tandas Anies.

Anies menilai empat buku yang ditulis AHY menunjukkan Ketum Partai Demokrat itu memiliki gagasan yang besar untuk memajukan Indonesia.

“Menunjukkan ada kerja besar untuk indonesia baik ketika di tubuh TNI maupun ketika sekarang berada di wilayah politik. Dan perjalannya penuh dengan dinamika tadi diceritakan menarik sekali,” tambah Anies.

Baca juga: Kritikus: PSI Digiring Usung Prabowo, Tegaskan Jokowi Si Petugas Partai Ledek Megawati dan PDIP

Buku Tetralogi Transformasi AHY tersebut terdiri dai tetra (empat) buku, berisi rekam jejak perjalanan hidupnya. Jilid pertama, AHY semasa masih di dunia militer, jilid kedua saat di kuliah, jilid ketiga saat mulai masuk dunia sipil dan politik, jilid keempat saat masuk partai politik.

Terhadap buku itu, Anies menilai hal itu sebagai sesuatu yang sangat baik karena tidak semua orang mampu mengambil hikmah dari perjalanan hidupnya.

"Ini keren, karena di sini ada aspek bagaimana kita mengubah perjalanan jadi pengalaman dan pengalaman jadi hikmah. Kita semua menjalani, banyak yang menjalani, tapi tidak semua yang kita jalani jadi pengalaman dan tidak semua pengalaman bisa ambil hikmahnya," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca juga: Ngotot Usung Airlangga Sebagai Capres, Suara Golkar Diprediksi Melorot di Pemilu 2024

Balik ke cerita awal kenal, Menurut Anies, kesan pertamanya bertemu dengan AHY bertahun-tahun lalu, AHY sudah menunjukkan kecerdasannya.

"Jadi kita melihat dari dekat pada waktu itu, pertama kali kita ngobrol, kesannya mirip yang disampaikan dengan Pak Sekjen, (Sekjen Partai Demorkat Teuku Riefky Harsya), cerdas tapi kaku," ujarnya. Makin tahun, menurut Anies AHY semakin cerdas dan berpengalaman.

Kini keduanya, Anies dan AHY berkolaborasi dalam politik. Partai Demokrat merupakan bagian dari Koalisi Perubahan bersama Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketiga partai itu telah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju pada Pilpres 2024. (**)

(Winoto Anung)