DEMAK, HELOINDONESIA.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak, Jateng, kembali melaksanakan santunan anak yatim piatu. Pada bulan Muharam 1445 H / 2023 M ini santunan total senilai Rp 680.350.000 diberikan kepada 4.319 yatim piatu.
Ketua Baznas Kabupaten Demak H Bambang Soesetiarto menyampaikan, dana zakat infak dan sedekah (ZIS) yang telah terkumpul hingga semester 1 2023 sebanyak Rp 4,5 miliar. Selain dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan tempat ibadah, juga penanganan bencana, dana ZIS yang terkumpul ditasarufkan pada kegiatan penyantunan anak yatim piatu pada bulan Muharam.
Dari total Rp 680.350.000 santunan yatim piatu yang diberikan, secara terperinci terdiri dari 2.844 siswa SD/MI, dengan besaran santunan tiap anak Rp 150.000. "Selain itu untuk tingkat SMP/MTs diberikan kepada 440 anak, dengan besaran yang diterima tiap anak Rp 200.000," kata Bambang Soesetiarto, Selasa 25 Juli 2023.
Baca juga: Kaprodi Magister Hukum USM Rilis Buku Sistem Peradilan di Indonesia
Sementara itu, pada tingkat TK, santunan diberikan kepada 30 yatim masing-masing sebesar Rp 150.000. Selain itu ada pula 125 yatim dari kelompok pendidikan kesetaraan, masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp 150.000. Serta 70 anak usulan dari Bagian Kesra Setda Demak, masing-masing menerima santunan Rp 300.000.
"Sedangkan anak-anak yatim piatu usulan dari masyarakat melalui proposal jumlahnya 810 anak. Setiap anak menerima santunan Rp 150.000. Sehingga total jumlah yatim piatu yang menerima santunan 4.319 anak, dengan jumlah santunan yang diberikan senilai Rp 680.350.000," imbuhnya.
Terima Kasih
Mengenai santunan yatim piatu tersebut, Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Wabup KH Ali Makhsun menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah peduli dengan menyisihan sebagian hartanya untuk berbagi dengan anak-anak yatim.
Tak terkecuali kepada Baznas, yang telah mendukung kebijakan Pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat. Termasuk memberikan bantuan bagi korban bencana.
"Untuk anak-anak yatim, mohon santunan ini tidak dilihat dari jumlahnya ya. Namun mari dilihat dari nilai manfaatnya. Semoga berkah bagi kita semua. Tetap semangat belajar hingga berhasil meraih cita-cita. Aamiin," kata bupati.
Di sisi lain Wabup KH Ali Makhsun mengingatkan, khususnya kepada umat muslim yang mampu agar senantiasa memupuk rasa empati. Sebab empati yang menjadi karakter Rasulullah SAW, merupakan bentuk kecerdasan emosi.
"Santunan yang diberikan Baznas kepada anak-anak yatim ini hanya stimulus. Dengan empati kita terpanggil, merasakan apa yang dirasakan anak-anak yatim itu, hingga berusaha membuat mereka merasa bukan sebagai yatim. Itu lah alasan Rasulullah mengajarkan sikap empati pada umatnya," tandas wabup. (Jati)
