LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Jalan kendaraan harus turun ke sungai masih ada di Kabupaten Tanggamus, terutama Kecamatan Cukubalak. Selain itu, jalannya sudah bertahun-tahun berlubang dan beberapa titik banyak semak-semak.
Jalan tersebut termasuk penting karena urat nadi masyarakat Kecamatan Cukubalak menurunkan hasil pertanian dan perkebunannya," kata Muni Kalung dari relawan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP).
"Sungguh memprihatinkan tak adanya perhatian pemangku kepentingan," ujarnya kepada Helo Indonesia Lampung, Senin (26/6/2023), setelah meninjau kondisi jalan tersebut, Jumat-Sabtu (23-24/6/2023).
Baca juga: Dendi Laporkan Langsung Kondisi Jamaah Pesawaran dari Mekkah
Dia sangat menyayangkan Pemprov Lampung atau Pemkab Pesawaran tak peduli dengan kondisi jalan tersebut, rusak parah, tak ada jembatan, seperti tank baja. "Masuk hutan, kiri dan kanan jalan rumput semua," tandasnya.
"Semoga pemerintah bisa mendengar suara masyarakat Lampung," ujarnya. Dijelaskan Muni, dia melintas dari Padangcermin, Kabupaten Pesawaran, menuju Desa Tengor, Kecamatan Cukubalak bersama Bambang, sopir angkutan umum yang melayani rute tersebut setiap hari. (HBM)
