LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana akan terus berusaha mengatasi banjir bandang atau kiriman yang menggenang beberapa wilayah di Kota Bandarlampung. Terakhir, banjir saat buka puasa, Kamis (4/4/2024).
Jika sebelumnya banjir akibat adanya 14 tanggul jebol, setelah diperbaiki masih juga banjir, Wali Kota melihat air tidak cepat mengalir akibat sampah dan penyempitan aliran air oleh bangunan, termasuk rumah warga.
"Bunda mau cek lagi di beberapa tempat yang tergenang banjir, masih banyak rumah yang ngebangun sebagian menjorok ke sungai," katanya ketika dikonfirmasi Helo Indonesia Lampung, Jumat (5/4/2024).
Karena masih ada rumah di atas kali yang justru membuat penyempitan arus air, seharusnya warga mematuhi aturan pada saat membangun rumah, karena itu bukan bagian dari lahannya," terang Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, Jumat (5/4/2024).
Dia akan minta izin pembongkaran bangunan yang menjorok ke sungai. Pemkot Bandarlampung berjanji akan merapihkan kembali rumahnya. "Hari ini, kita minta izin ke warga yang bangunan menghambat aliran air," ujarnya.
Terkait sampah, Wali Kota Eva Dwiana mengharapkan kesadaran masyarakat tidak membuang sampah ke drainasi, siring maupun sungai agar tak terulang lagi banjir seperti tanggal 25 Maret dan 4 April lalu.
Kamis (4/4/2024), walau 14 tanggul jebol sudah diperbaiki Dinas PU, banjir bandang masih menggenangi rata-rata hingga selutut pada saat buka puasa di beberapa lokasi di Kota Bandarlampung, antara lain di Rajabasa dan Sukarame hingga Telukbetung dan Panjang. (Hajim)
-
