Helo Indonesia

Kronologi KA Manahan Tabrak Dump Truck di Brebes, Sopir dan Anaknya Tewas

Jumat, 16 Februari 2024 09:19
    Bagikan  
Kronologi KA Manahan Tabrak Dump Truck di Brebes,  Sopir dan Anaknya Tewas

Kondisi truk dump yang diterjang kereta api Manahan di Brebes menjadi perhatian warga. Foto: vv

BREBES, HELOINDONESIA.COM - Sebuah kereta api (KA) Manahan jurusan Solo Balapan-Gambir menabrak dump truk di perlintasan tak berpintu di Desa Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Brebes, Jateng, Kamis sore 15 Februari 2024.

Dalam kecelakaan tragis tersebut,sopir truk dan anaknya yang berusia 5 tahun tewas.

Kedua korban yang meninggal adalah Eko Prayitno (33) pengemudi truk dump dan anaknya, Zaki, beralamat di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Cilacap. Kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Mutiara Bunda, Tanjung, Brebes.

Baca juga: Boss PSIS Semarang Sebut 10 Juta Dollar kepada Agen yang Akan Membawa Gali Freitas ke Belanda

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Brebes, Ipda Yuswi Candra, menjelaskan kronologi kecelakaan yang merenggut nyawa dua orang tersebut.

Kecelakaan, kata dia, terjadi saat truk dump bermuatan tanah urug hendak melintasi perlintasan Ka dari arah utara. Namun nahas, dari arah Timur melaju KA Manahan, sehingga tabrakan tak bisa dihindari.

“Saat itu palang pintu di rel KA yang merupakan swadaya masyarakat, sedang tidak dijaga petugas. Truk dump sempat terseret sejauh tiga puluh meter dari lokasi. Saat kejadian sedang turun hujan,” ujar Yuswi Candra.

Kepala PT KAI Daop 3 Cirebon, Dicky Eka Priandana menjelaskan, kecelakaan tidak mengganggu perjalanan kereta. Karena bisa menggunakan rel sebelah selatan.

Baca juga: Menjadi Wartawan yang Rahmatan lil Alamin

Setelah kejadian, puluhan petugas PT KAI Daop 3 Cirebon dikerahkan untuk melakukan perbaikan rel dan berusaha mengevakuasi lokomotif yang anjlok. Sementara untuk gerbong kereta api ini tetap melanjutkan perjalanan dengan lokomotif lain.

Proses evakuasi menggunakan kereta crane dan dongkrak hidrolik. Lokomotif CC 203-01-07 berhasil diangkat pada Kamis (15/2/2024) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Roda lokomotif kereta anjlok ini pun bisa diangkat dan lokomotif ini ditarik menggunakan kereta crane ke Daop 3 Cirebon.

Usai evakuasi lokomotif, petugas kemudian melakukan perbaikan bantalan rel yang mengalami kerusakan. Ada beberapa bantalan beton yang diganti akibat mengalami kerusakan. (Aji)