LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Pemkab Pesawaran mencatat investor yang menanamkan uangnya buat percepatan pembangunan senilai Rp156, 36 miliar sepanjang tahun 2023 di kabupaten berjuluk "Bumi Andan Jejama" ini.
Diuraikan Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Pesawaran, Tri Suryaningsih jumlah tersebut 65, 56 persen dari target senilai Rp 238,38 miliar.
"Ya tidak memenuhi target, karena jumlah yang ditargetkan pada tahun 2023 mencapai Rp 238,38 miliar," ujarnya kepada Helo Lampung, Senin (22/1/2024)
Menurutnya, sektor pertambangan menjadi penyumbang investasi terbesar di Tahun 2023, nilainya mencapai Rp 42, 95 miliar atau dengan persentase sebesar 27, 46 persen.
"Dari nilai investasi tahun ini telah diverifikasi dan berasal dari pusat melalui DPMPTSP Pemprov Lampung," ujarnya.
Dijelaskan, nilai penanaman modal masih didominasi oleh perusahaan Penanaman Modal dalam Negeri (PMDN) di Kabupaten Pesawaran mencapai 93, 82 persen.
"Sementara untuk Penanaman Modal Asing (PMA) hanya 6, 18 persen," jelasnya.
Ia mengatakan, pada jumlah Penanaman Modal pada Usaha Mikro Kecil (PMUMK) jumlah rinciannya mencapai Rp6, 7 miliar.
"Jumlah itu, bersektor pada perdagangan, industri makanan, hotel dan restoran," kata dia.
Ia juga mengatakan, ada empat peluang yang paling terbuka dan dominan, yaitu pada sektor perumahan, industri makanan, perkebunan dan peternakan serta perikanan.
"Untuk mendukung peluang investasi itu, kami selalu mempromosikan, menyiapkan insentif serta memberikan kemudahan bagi investor," pungkasnya. (Rama)
Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Pesawaran, Tri Suryaningsih mengatakan, persentase pencapaian realisasi investasi di Kabupaten Pesawaran Tahun 2023 ini hanya berada di angka 65, 56 persen dari target.
"Ya tidak memenuhi target, karena jumlah yang ditargetkan pada tahun 2023 mencapai Rp 238,38 miliar," kata Tri, Senin (22/1/2024)
Menurutnya, sektor pertambangan menjadi penyumbang investasi terbesar di Tahun 2023, nilainya mencapai Rp 42, 95 miliar atau dengan persentase sebesar 27, 46 persen.
"Dari nilai investasi tahun ini telah diverifikasi dan berasal dari pusat melalui DPMPTSP Pemprov Lampung," ujarnya.
Dijelaskan, nilai penanaman modal masih didominasi oleh perusahaan Penanaman Modal dalam Negeri (PMDN) di Kabupaten Pesawaran mencapai 93, 82 persen.
"Sementara untuk Penanaman Modal Asing (PMA) hanya 6, 18 persen," jelasnya.
Ia mengatakan, pada jumlah Penanaman Modal pada Usaha Mikro Kecil (PMUMK) jumlah rinciannya mencapai Rp6, 7 miliar.
"Jumlah itu, bersektor pada perdagangan, industri makanan, hotel dan restoran," kata dia.
Ia juga mengatakan, ada empat peluang yang paling terbuka dan dominan, yaitu pada sektor perumahan, industri makanan, perkebunan dan peternakan serta perikanan.
"Untuk mendukung peluang investasi itu, kami selalu mempromosikan, menyiapkan insentif serta memberikan kemudahan bagi investor," pungkasnya. (Rama)
-
