Helo Indonesia

Perbaikan Drainase Dikerjakan, Mbak Ita Minta Warga Tak Tutup Saluran PJM

Jumat, 19 Januari 2024 05:56
    Bagikan  
Perbaikan Drainase Dikerjakan, Mbak Ita Minta Warga Tak Tutup Saluran PJM

SOLUSI: Wali Kota Semarang, Mbak Ita (berkerudung merah) saat meninjau dan memberikan solusi agar tidak terjadi banjir di Perumahan Jatisari BSB Mijen, Kota Semarang. Foto: Dok

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM -Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan solusi penanganan genangan air di Perumahan Jatisari Asri BSB Mijen. Mbak Ita-panggilan akrabnya- melakukan tinjauan langsung ke lokasi dan berdialog dengan warga RW 06 perumahan, Kamis (18/1/2024).

Solusi diberikan Mbak Ita dengan melakukan perbaikan berupa pelebaran drainase pada bagian hilir di Perumahan Jatisari Asri BSB Mijen. Satu alat berat eskavator dikerahkan untuk melebarkan saluran air atau drainase. Pengerjaan ini sudah dilakukan sejak Minggu 14 Januari 2024.

"Ini sudah tiga kali terjadi genangan air di sini, jadi setelah ada laporan kami langsung lakukan rakor segera melakukan perbaikan. Rakor teknis dilakukan antara pihak pengembang BSB, Dinas PU, pihak kecamatan, kelurahan serta warga Perumahan Jatisari Asri.

Pada rakor didapatkan keputusan dengan pihak pengembang BSB untuk melebarkan saluran drainase pada bagian hilir. "Alhamdulillah dari pengembang developer BSB sudah mau melebarkan lebih besar lagi," katanya.

Infrastruktur

Tak hanya meninjau pengerjaan pengerukan drainase, Mbak Ita juga meminta saluran air pembuangan yang menuju ke Kali Blorong juga menjadi perhatian. Sebab masih tergolong ukurannya menyempit.

Dari hasil rakor juga didapatkan pengerjaan drainase merupakan hasil Musrenbang. Pihaknya meminta kepada unsur Sekda, PU dan Bapeda untuk urusan infrastruktur harus diserahkan kepada Bagian Dinas Teknis.

Mbak Ita juga mengimbau kepada warga Perumahan Jatisari agar tidak menutup saluran PJM (Penyambungan Jalan Masuk). Sebab, hal ini mengakibatkan air tidak bisa masuk ke saluran drainase melainkan langsung ke jalan dan turun ke area yang lebih rendah seperti di Jatisari Asri RW 6.

"Semoga dengan adanya solusi ini, insyaallah tidak akan terjadi lagi permasalah seperti yang terjadi kemarin-kemarin. Semoga genangan air yang beberapa waktu lalu terjadi tidak akan terjadi di wilayah ini," katanya.

Bersabar

Kepada warga pula, Mbak Ita meminta untuk bersabar selama proses pengerukan dan pelebaran. Sebab pengerjaannya tetap membutuhkan waktu. "Saya juga mohon sabar kepada bapak ibu yang ada disini, mungkin butuh waktu perbaikan tapi insyaallah kedepannya tidak terjadi lagi," katanya.

 

Ketua RW 06 Perumahan Jatisari Asri BSB Mijen, Supriyadi, merasa senang dengan solusi yang diberikan oleh Mbak Ita. Pihaknya juga mengapresiasi atas kedatangan Mbak Ita yang langsung meninjau ke sumber persoalan genangan air serta berdiskusi dengan warga terdampak.

"Kami warga merasa senang dengan rawuhnya Bu wali ke wilayah RW 06, sebagai bentuk perhatian yang luar biasa seorang pimpinan kepada masyarakat," katanya.

Salah satu warga RW 06 Jatisari Asri, Nyonya Agus Supriyanto juga mengaku senang dengan Walikota Semarang meninjau ke lokasi. Menurutnya, selama 10 tahun terjadi genangan air belum pernah ada perhatian namun kali ini mendapat penangan langsung dari Mbak Ita.

"Kita sudah kebanjiran sudah 10 tahun, baru kali ini mendapat penanganan yang cepat, terimakasih Bu Wali  atas sidak ke sinii. Semoga semakin lebih baik dan tidak banjir lagi," katanya.

Sebelumnya, wilayah Perumahan Jatisari Asri BSB Mijen sempat tergenang air saat hujan turun. Kejadian terbaru pada 6 Januari 2024 dengan genangan setinggi paha orang dewasa. (ADE)