Helo Indonesia

Gagal Mendarat, Dua Atlet Paralayang Alami Cedera di Porprov

Ajie - Olahraga
Selasa, 8 Agustus 2023 06:52
    Bagikan  
Gagal Mendarat, Dua Atlet Paralayang Alami Cedera di Porprov

Petugas gabungan saat mengevakuasi atlet parayalang Porprov Jateng 2023 (Foto:BPBD)

GROBOGAN, HELOINDONESIA.COM - Dua atlet paralayang , masing-masing Widyana Riamurti dari Kabupaten Sukoharjo dan Tiwi Mariana asal Kabupaten Semarang mengalami cedera saat mengikuti lomba paralayang Porprov XVI 2023 Jawa Tengah di Pati Raya yang digelar di Jatipohon, Kabupaten Grobogan, Senin 7 Agustus 2023.

Widyana cedera karena jatuh akibat tidak mampu menguasai parasut disebabkan adanya cuaca dan hembusan angin yang tidak menentu, sedangkan Tiwi Mariana cedera setelah tidak mampu mengusai parasutnya saat pendaratan, sehingga jatuh menyangkut pohon disekitar kawasan Jatipohon. Akibatnya kondisi Widyana mengalami cedera di tulang belakang, sedangkan Tiwi Marina cedera di engkel kaki.

Baca juga: Kudus Dominasi Partai Final Bulutangkis Porprov, Tiga Emas Sudah di Tangan


Ketua Panitia lomba cabor Paralayang Porprov XVI 2023 Jawa Tengah di Pati Raya, Handoko mengatakan,akibat kecelakaan saat lomba tersebut , dua atlet paralayang tersebut sekarang mendapat perawatan di rumah sakit Panti Rahayu Purwodadi.
Ia berharap keduanya cepat tertangani oleh pihak rumah sakit.


Menurut Handoko , cuaca dan keadaan angin di Jatipohon dan sekitarnya saat pertandingan sering tidak menentu, sehingga terpaksa lomba harus dihentikan akibat faktor cuaca atau bahkan tidak ada sama sekali angin yang berhembus.

"Kemarin dan hari ini (Minggu dan Senin 6 - 7/8/ 2023), perlombaan di siang hari terpaksa harus kami hentikan, karena kondisi cuaca tidak bagus untuk lomba bahkan tidak ada angin sama sekali sehingga atlet tidak bisa terbang,'' tutur Handoko.

Dikemukakannya dia, lomba cabor paralayang Porprov tahun ini diikuti 59 atlet terdiri atas 30 putra dan 29 atlet putri mempertandingkan kategori kelas jelajah alam dan akurasi. Sendangkan untuk penilaian akan dilakukan akumulasi yakni penilaian dilakukan setiap hari atau sejak pertandingan awal hingga lomba hari terakhir kemudian nilainya direkap secara keseluruhan.

Baca juga: Mantan Pemain Nasional Turun Gunung ke Porprov Tenis Meja, Apa Motifnya?


Ia berharap cuaca atau angin lebih baik sehingga atlet nantinya bisa bertanding sesuai jadwal bertanding cabor paralayang.
Sesuai jadwal dari panpel lomba paralayang berlangsung dari 4 hingga 10 Agustus 2023.

"Harapan kami semoga disekitar venue paralayang Jatipohon , cuaca dan angin kondisi normal untuk bisa digunakan pertandingan hingga hari terakhir yakni 10 Agustus mendatang," jelas Handoko. (Aji)