bjb Kredit Kepemilikan Rumah
Helo Indonesia

Mimpi Asisten Ahmad Dhani Ikut Seleksi Akpol Terkubur

Aris Mohpian Pumuka - Nasional
Minggu, 2 Juni 2024 21:07
    Bagikan  
Polri
Ist

Polri - Polri menjelaskan bahwa seleksi masuk Akpol gratis

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Mimpi Ale, nama panggilan asisten Ahmad Dhani, mendaftar Akedemi Kepolsian (Akpol) bakal terwujud usai pentolan band Dewa 19 ini sukses masuk Senayan. Gayung pun bersambut dari Kepolisian RI. Yang membeberkan bahwa mengikuti pendidikan di Akpol gratis.

Soal keinginan pentolan band Dewa 19 terhadap asistennya, terungkap dalam vlog Ahmad Dhani yang tayang pada Rabu pekan lalu ((29/5/2024) di kanal YouTube Ahmad Dhani Dalam Berita. Suami Mulan Jameela ini berencana menyekolahkan salah satu asistennya yang bernama Ale ke Akpol. Kabar ini muncul setelah dia  berhasil merebut kursi DPR RI.

Sebelumnya, Ale disebut pernah mengikuti tes sekolah tentara tetapi tidak lulus. Kini, ia berencana dimasukkan ke Akpol. "Ale jadi Brimob (Korps Brigade Mobile) dia," kata  Ahmad Dhani

Menanggapi hal tersebut, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan bahwa untuk menjadi anggota Polri lewat jalur Akpol, Bintara dan Tamtama tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

"Demikian juga selama seleksi penerimaan Calon Taruna Akpol tidak dipungut biaya atau gratis. Mulai pendaftaran sampai pendidikan di Akpol tidak dipungut biaya sama sekali," kata Trunoyudo kepada wartawan, pada Minggu (2/6) di Jakarta.

Dari berbagai sumber, calon peserta didik harus membayar uang pendaftaran, tes dan pendidikan untuk masuk Akpol. Biaya pendaftaran dan tes masuk Akpol berkisar Rp250 ribu sampai Rp500 ribu. 

Sementara itu biaya pendidikan berkisar Rp2 jutaan. Selain biaya itu, ada biaya lain seperti seragam, kegiatan, serta akomodasi yang perlu dikeluarkan. Diperkirakan calon taruna harus membayar antara Rp10 juta hingga Rp 20 juta. 

Konon, biaya di luar itu lebih besar lagi sampai ratusan juta rupiah, bahkan membutuhkan dana lebih dari satu miliar rupiah untuk menjadi Taruna Akpol. Bila biayanya hanya puluhan juta, dengan gaji Dhani per bulan mencapai Rp 66,1 juta per bulan sebagai anggota DPR, tentu bukan masalah besar jika membiayai sang asisten sekolah di Akpol.

Di bagian lain, Trunoyudo membantah rumor jumlah ratusan juta rupiah tadi. Polri bahkan telah menggunakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). "Agar tindak kecurangan selama seleksi Tarunan Akpol, tidak terjadi," katanya.

Tidak hanya sampai proses seleksi,  lanjutnya, seluruh akomodasi selama 4 tahun mengikuti pendidikan Akpol juga ditanggung oleh negara, baik kelengkapan seragam, konsumsi, fasilitas pendidikan. Bahkan Taruna juga diberikan uang saku hingga lulus.

Dia katakan, Polri tidak akan pandang bulu akan menindak  tegas pelaku yang melakukan penyalahgunaan penerimaan calon Taruna Akpol. Baik mereka yang melakukan praktek pencaloan, penipuan maupun penyalahgunaan proses seleksi Akpol.

Sayangnya, pendaftaran Akpol Tahun Anggaran 2024 telah ditutup. Saat ini telah masuk tahap Uji Kesamaptaan Jasmani. Tahap ini telah diikuti 3.325 calon Taruna/Taruni di 34 Polda se-Indonesia. Mereka sebelumnya telah mengikuti tes CAT Akademik.

Jadi, sementara ini mimpi Ale ikut mendaftar Akpol dikubur dulu. Baru tahun depan, pada 2025, asisten Ahmad Dhani ini dapat ikutan mendaftar. Itu pun kalau sang bos masih memiliki waktu luang. Maklum, sebagai wakil rakyat sehari-harinya mereka pasti disibukkan dan bergelut dengan waktu dan pekerjaan.