Helo Indonesia

BPSDM Kemendagri Bahas Pembangunan Dashboard Data Pengembangan Kompetensi Terintegrasi

M Ridwan - Nasional
Sabtu, 16 Maret 2024 16:07
    Bagikan  
Kemendagri,
Ist

Kemendagri, - Pembangunan ini menjadi pembahasan utama pada Rapat Penyusunan Data Pengembangan Kompetensi di Hotel Orchardz Jakarta, Jumat (15/3/2024)

HELOINDONESIA.COM - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah membangun dashboard data pengembangan kompetensi terintegrasi. Pembangunan ini menjadi pembahasan utama pada Rapat Penyusunan Data Pengembangan Kompetensi di Hotel Orchardz Jakarta, Jumat (15/3/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan peserta dari BPSDM Kemendagri dan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Regional Bukittinggi, Makassar, Bandung, dan Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Analis Pengembangan Kompetensi Ahli Madya Hengki Suprianto yang mewakili Sekretaris BPSDM Kemendagri mengatakan, rapat ini bertujuan mempercepat terwujudnya ketersediaan data pengembangan kompetensi yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data ini juga untuk mendorong keterbukaan informasi publik dan menjadi bahan perumusan kebijakan berbasis data.

Baca juga: Bicarakan Program Strategis, Menteri ATR/Kepala BPN Bertemu dengan Menteri Keuangan

"Kami bekerja saat ini berdasarkan data, sehingga dengan adanya dashboard ini akan sangat berguna dalam pengambilan kebijakan," kata Hengki.

Hengki menekankan pentingnya pengembangan kompetensi sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Karena itu, data yang terhimpun nantinya akan digunakan untuk mengetahui dan memantau hasil program pengembangan kompetensi yang telah dilaksanakan.

Baca juga: Lantik Pejabat, Mendikbudristek Tekankan Transformasi Sistem Pendidikan Indonesia

Dirinya berharap, rapat ini menjadi langkah awal yang positif memperkuat kerja sama antarlembaga dalam mengembangkan kompetensi sumber daya manusia. Dengan keterlibatan berbagai pihak terkait, diharapkan data yang dihasilkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif dan akurat mengenai kondisi pengembangan kompetensi di berbagai daerah di Indonesia.