Helo Indonesia

Bisa Picu Kanker Usus Besar, Berikut Bahaya Menahan BAB untuk Kesehatan Saluran Pencernaan Anda

Syahroni - Ragam -> Kesehatan
Kamis, 3 Agustus 2023 23:33
    Bagikan  
Ilustrasi
Tangkapan layar Youtube

Ilustrasi - Dampak buruk menahan BAB dalam waktu lama.

HELOINDONESIA.COM - Semua orang pasti pernah menahan Buang Air Besar (BAB) karena alasan tertentu, seperti sedang sibuk, dalam perjalanan, dan lain sebagainya. Buang air besar merupakan suatu proses dari manusia untuk mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh melalui feses.

Di dalam feses terkandung bakteri jahat, racun, dan kotoran. Karena itu feses merupakan limbah yang berbahaya dari sisa - sisa makanan dan harus segera dikeluarkan dari dalam tubuh.

Sesekali menahan BAB sebenarnya bukan masalah serius. Akan tetapi, jika menahan BAB menjadi sebuah kebiasaan, maka hal ini dapat mengancam kesehatan tubuh.

Baca juga: Waspada, Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil dalam Jangka waktu Lama Bisa Membahayakan Anda

Berikut adalah bahaya kebiasaan menahan BAB bagi kesehatan.

1. Radang usus buntu

Menahan buang air besar dapat terjadinya penumpukan feses di dalam usus besar sehingga meningkatkan risiko seseorang terkena radang usus buntu.

Hal ini terjadi karena usus buntu yang tersumbat akan meradang dan terus membesar hingga akhirnya membengkak dan pecah. Jika sudah terjadi kondisi seperti ini, maka harus segera mendapatkan penanganan medis.

2. Kanker usus besar

Penumpukan feses dalam usus besar terjadi karena seseorang sering menahan buang air besar.

Tumpukan feses tersebut mengandung zat karsinogen atau zat penyebab kanker. Sehingga, jika sering terjadi kontak yang lama antara usus dan feses, maka akan menimbulkan kanker usus besar.

Baca juga: Sehatkan Pencernaan Hingga Turunkan Berat Badan, Berikut Manfaat Makan Buah Saat Perut Kosong

3. Ambeien

Ambeien adalah kondisi yang disebabkan oleh kebiasaan mengejan terlalu keras saat buang air besar.

Menahan buang air besar dapat menyebabkan feses semakin kering dan akan membuat feses sulit untuk dikeluarkan, sehingga memaksa seseorang untuk mengejan dengan keras untuk mengeluarkannya.

Kebiasaan ini dapat menyebabkan pembuluh darah di anus atau rektum membengkak dan memunculkan ambeien.

4. Sembelit

Ketika sesoran menahan buang air besar, usus akan menyerap kembali air dari feses, sehingga feses menjadi kering dan sulit untuk dikeluarkan. Kondisi ini pun akhirnya menyebabkan anda mengalami sembelit (susah buang air besar).

5. Fisura ani

Fisura ani terjadi karena sering menahan buang air besar yang juga tak boleh diabaikan begitu saja. Fisura ani bisa terjadi akibat feses yang mengeras dan sulit untuk dikeluarkan, sehingga melukai atau merobek jaringan kulit yang melapisi saluran dan lubang anus.

Gejala fisura ani diantaranya buang air besar berdarah dan nyeri parah saat buang air besar.

Baca juga: Studi Menemukan: Bakteri yang Hidup di Usus dapat Menyebabkan Serangan Jantung

6. Inkontinensia Tinja

Inkontinensia tinja adalah dimana hilangnya kemampuan dalam menahan buang air besar, sehingga pengeluaran feses menjadi tidak terkontrol.

Hal ini dapat terjadi karena sebelumnya rektum harus bekerja lebih keras dan meregang lebih jauh akibat sering menahan buang air besar, sehingga membuat rektum lama - kelamaan kehilangan kemampuannya dalam mengontrol pengeluaran feses.

7. Infeksi bakteri

Bahaya menahan buang air besar terlalu sering akan membuat semakin keras feses yang menumpuk dalam usus besar. Penumpukan feses ini mengakibatkan pencernaan tidak mampu membuang racun.

Penumpukan feses mengakibatkan bakteri semakin banyak dan berkembang biak sehingga berisiko menginfeksi usus. Akibatnya usus akan mengalami peradangan.

Sebaiknya kita jangan menunda - nunda ketika ingin buang air besar karena bisa menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh kita. Jangan jadikan sibuk atau malas sebagai alasan untuk menahan buang air besar.