HELOINDONESIA.COM - Kebakaran melanda sebuah hostel bernama Loafers Lodge yang terletak di Wellington, Ibu Kota Selandia Baru, Selasa (16/5) dinihari. Akibat peristiwa itu, sedikitnya 6 orang tamu yang tengah menginap dilaporkan tewas.
Kepala pemadam kebakaran Wellington, Nick Pyat mengatakan, 52 tamu berhasil meloloskan diri dari gedung 4 lantai tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih terus di selidiki.
Kepada kantor berita RNZ, Tala Sili, salah satu tamu yang tengah menginap di hostel tersebut mengatakn, dirinnya sadar telah terjadi kebakaran setelah ia melihat kepulan asap di bawah pintu kamarnya. Setelah ia keluar ia mendapati lorong hostel telah penuh dengan asap hitam pekat.
“Saya berada di lantai atas dan saya tidak bisa melewati lorong karena terlalu banyak asap, jadi saya melompat keluar jendela,” kata Sili dilansir dari kantor berita RNZ.
Dia mengatakan dia jatuh ke atap dua lantai di bawah.
Baca juga: Akibat Kebakaran Depo Plumpang, PT Pertamina akan Membuat Zona Penyangga Hijau dan Biru
“Itu menakutkan, sangat menakutkan, tapi saya tahu saya harus melompat keluar jendela atau terbakar di dalam gedung,” kata Sili lagi.
Dia mengatakan dia diselamatkan dari atap oleh paramedis dan dirawat karena pergelangan kakinya terkilir.
Perdana Menteri Selandia Baru, Chris Hipkins dalam keterangannya pagi tadi menyebut, polisi dan pihak berwenang masih membutuhkan waktu untuk memastikan jumlah korban tewas. Menurut laporan yang ia terima, hingga saat ini baru dipastikan 6 orang yang menjadi korban tewas. Namun, jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah.
“Ini adalah tragedi yang memilukan. Ini adalah situasi yang mengerikan. Seiring waktu, tentunya akan ada sejumlah investigasi tentang apa yang terjadi dan mengapa itu terjadi," terang Hipkins kepada wartawan.
