Helo Indonesia

Viral, Oknum Anggota Paspampres Aniaya Pemuda Aceh Hingga Tewas, Danpaspampres: Pelaku Sudah Ditahan

Minggu, 27 Agustus 2023 21:51
    Bagikan  
Video korban sebelum tewas.
Instagram/ @rakan_aceh

Video korban sebelum tewas. - Seorang pemuda Aceh tewas setelah diculik dan disiksa anggota Paspampres di Jakarta.

HELOINDONESIA.COM - Kabar tewasnya seorang pemuda Aceh bernama Imam Masykur (25) viral di media sosial. Berita dan video tewasnya Imam di tangan seorang oknum TNI berinisial Praka RM diunggah pemilik akun instagram @rakan_aceh.

Sebelum diketahui meninggal dunia, pemuda asal Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen itu dikabarkan sempat diculik dan disiksa oleh oknum TNI pada Sabtu (12/8) lalu.

Dalam sebuah video amatir yang diunggah akun tersebut, warga Bireuen Imam Masykur sempat menelepon keluarganya, meminta supaya dikirimkan uang Rp50 juta.

Baca juga: Viral, Gadis ABG Ditangkap Saat Hendak Curi HP di Paninggilan, Pengakuannya Bikin Warga Elus Dada

Bila terlambat dikirim dia akan dibunuh. Dia meminta adiknya menelpon ibu mereka supaya mengirimkan uang secepatnya.

Pada video lain, oknum penculik mengirimkan video kepada keluarga Imam Masykur yang berisi kondisi korban yang sedang disiksa.

Sembari menangis korban tak henti-hentinya meminta keluarganya mengirimkan uang supaya dia tidak lagi disiksa.

Warga Bireuen tersebut diculik di toko kosmetik oleh oknum TNI berinisial Praka RM.

Baca juga: Jangan Ditiru, Video Pemotor di Tanjung Priok Nyalip Melalui Kolong Truk Kontainer Viral di TikTok

Dalam surat keterangan penyerahan mayat yang diterbitkan oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta, Kamis (24/8) yang ditandatangani oleh Serka Agus, Praka RM berdinas di kesatuan Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.

Dia melakukan aksi penculikan dan penganiayaan bersama dua temannya.
Menurut informasi, Imam Masykur merupakan warga Aceh yang berhimpun di organisasi Taman Iskandar Muda (TIM) Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Menanggapi kasus ini, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rafael Granada Baay mengatakan, kasus penganiayaan tersebut saat ini sudah ditangani Pomdam Jaya.

Baca juga: Viral, Abis Nyuri Kotak Amal, Pemuda Mabuk Bakar Tirai Mushola untuk Usir Nyamuk

"Terkait kejadian penganiayaan diatas, saat ini pihak berwenang yaitu Pomdam Jaya sedang melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan adanya keterlibatan anggota Paspampres dalam tindak pidana penganiayaan," kata Rafael seperti dilansir dari Okezone, Minggu (27/8).

Rafael memastikan oknum Anggota Paspampres yang diduga melakukan penganiayaan tersebut telah ditahan di Pomdam Jaya. Oknum Paspampres tersebut dikabarkan adalah Praka RM dan dua orang lainnya.

"Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan," jelas Rafael.

"Apabila benar-benar terbukti adanya anggota Paspampres melakukan tindakan pidana seperti yang disangkakan diatas pasti akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,"pungkasnya.