KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Tawuran antar-remaja kembali terjadi di Kabupaten Kendal hingga menewaskan satu pelajar meninggal dunia dan satu lainnya menderita luka-luka hingga dirawat di rumah sakit.
Tawuran antar kelompok dengan membawa senjata tajam terjadi di jalan Desa Pamriyan Kecamatan Gemuh Kendal, Minggu (20/8), pukul 02.00 WIB.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial MU (16) warga Kelurahan Patukangan Kendal yang merupakan salah satu pelajar SMK di Kendal. Sementara satu korban lainnya berinisial MF (19), warga Kecamatan Gringsing Batang yang merupakan pelajar SMA di Weleri mengalami luka robek di bahu kanan.
Baca juga: Perayaan Agustusan di Lempuyang Batang, Kenalkan Desa Wisata Lewat Tari Petik Teh
Kepala Desa Pamriyan, Taufikul Rizal membenarkan kejadian tawuran yang terjadi di jalan Desa Pamriyan. Tetapi dirinya memastikan para pemuda yang terlibat tawuran bukan warganya.
"Iya ada tawuran, tapi kalau kronologi belum bisa cerita. Lokasinya di jalan Telogo Gendong, masuk Desa Pamriyan arah Desa Sedayu dan Weleri. Kalau kasusnya sudah ditangani oleh polsek dan polres. Yang pasti bukan remaja saya," ungkapnya.
Sementara salah seorang warga sekitar, Ba'i mengaku mendengar aksi tawuran yang dilakukan segerombolan pemuda dengan mengendari sepeda motor dan membawa senjata tajam. Namun dirinya tidak berani keluar dan hanya mengintip dari dalam rumahnya.
"Pertama ada suara mercon, duer-duer. Setelah itu bersliweran rombongan remaja mengendarai sepeda motor membawa senjata tajam panjang-panjang," terangnya.
Hingga saat ini setidaknya 20 dibawa dari Polsek Gemuh dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Ghala Rimba Sirrang, pada Minggu siang 20 Agustus 2023 untuk dimintai keterangan. Selain para remaja tersebut juga disita puluhan senjata tajam berbagai jenis yang diduga digunakan untuk aksi tawuran, dan juga sepeda motor milik korban. Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. (Anik)
