Helo Indonesia

Warga Cegat dan Perintahkan Truk Batu Bara Putar Balik di Lamteng

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Selasa, 25 Juni 2024 23:53
    Bagikan  
ODOL
Helo Lampung

ODOL - Warga memerintahkan truk-truk batu bara putar balik ke Lampura (Foto Zen/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Warga mencegat dan memaksa truk-truk pengangkut batu bara untuk balik arah di perbatasan Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara, Selasa (24/6/2024), pukul 20.00 WIB hingga Rabu dini hari (25/06/2024).

Mereka tergabung dalam Forum Masyarakat Tiga Kampung (FMTK) di Kecamatan Waypengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, yakni Banjaratu, Candirejo dan Tanjungratu. 

undefined

Mungkin, mereka meniru aksi warga tujuh desa yang aksi serupa di Simpang Propau, Kabupaten Lampung Utara, bulan lalu. Bekerja sama dengan CV ZM, mereka akhirnya membuka check point setoran agar truk bisa jalan di RM Obara.

Dalam aksi di Lamteng, FMTK meminta mobil yang mengangkut batu-bara putar arah kembali ke arah Lampung Utara. Pada pukul 20.00 WIB, sekitar 17 mobil over dimension/overloading (ODOL) batu bara putar arah.

Pantauan Helo Indonesia, di Tugu Perbatasan, Kapolsek Waypengubuan AKP. Akmaludin, Camat Waypengubuan Elphin M. Zubair, sejumlah anggota Polres dan Kodim Kabupaten Lampung Tengah.

Ketua Aksi FMTK Madri Daud didampingi Korlap M. Lubis mengatakan aksi ini dilakukan karena Jalinteng Sumatera yang rusak akibat kendaraan pengangkut batu bara melebihi tonase. Selain itu, entah sudah berapa korban jiwa melayang, ujar Madri Daud.

Menurut Madri Daud aksi damai warga akan terus dilakukan sampai perusahaan pengangkut batu-bara tidak melintasi jalan umum. "Kami mohon aparat dan pemerintah duduk bareng membahas persoalan ini," tambahnya. (Zen Sunarto)

 -