Helo Indonesia

Para Pengurus Truk Aksi Cegat Kendaraan ke Bakauheni, Ini Alasan ASDP

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Sabtu, 22 Juni 2024 22:03
    Bagikan  
BAKAUHENI
Helo Lampung

BAKAUHENI - Aksi

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM-- Ratusan pengurus truk yang tergabung dalam organisasi jasa penyeberangan Pelabuhan Bakauheni aksi menutup kendaraan masuk Pelabuhan Bakauheni. Mereka menolak aturan yang melarang pengurus masuk area dermaga.

Di sela-sela aksi, Jumat (21/6/2024), pukul 13.00 WIB, Wakil Ketua Pengurus Truk Jasa Pelabuhan Bakauheni Edi Manap mengatakan sudah mengajukan surat penolakan tapi tidak ditindaklanjuti PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Bakauheni.

Menurut Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Lampung Bambang, ASDP hanya melaksanakan Permen 91 Tahun 2021. Para pengurus truk ingin mengawal kendaraan hingga masuk ke kapal.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama dengan regulator BPTD Kelas II Lampung dan mitra pendukung lainnya telah melaksanakan penerapan kebijakan sterilisasi di lingkungan Pelabuhan Bakauheni, selama kurang lebih 1 bulan.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan, penerapan kebijakan sterilisasi di lingkungan Pelabuhan ini merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran Bab VII Bagian Kesatu terkait Tatanan Kepelabuhan.

Terkait aksi protes yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni, ASDP bersama BPTD Kelas II Lampung, Polres Lampung Selatan, TNI, KSKP, KSOP, dan perwakilan pengurus telah melakukan dialog konstruktif.

Dialog ini memprioritaskan beberapa poin utama, diantaranya Penerapan Kebijakan Zonasi, dimana Kebijakan PM 91/2021 tentang Zonasi pelabuhan penyeberangan akan diberlakukan di semua pelabuhan penyeberangan komersial, termasuk Merak, Bakauheni, dan pelabuhan lainnya.

Berikutnya, terkait sterilisasi Area Pelabuhan, yaitu pihak-pihak yang tidak berkepentingan wajib disterilkan dari area pelabuhan termasuk dermaga untuk menjaga keamanan dan efisiensi operasional pelabuhan.

Dalam penerapan kebijakan sterilisasi pelabuhan sesuai amanah regulasi, ASDP pun telah melakukan sosialisasi dan koordinasi serta mendapatkan dukungan dari Polres Lampung Selatan, BPTD II Lampung, KSOP Bakauheni, DPC Gapasdap, dan DPC INFA setempat untuk memastikan bahwa situasi di lapangan tertangani dan diatasi dengan baik setiap dinamika yang berlangsung. Saat ini dilaporkan operasional di lapangan juga lancar dan terkendali.

Ia menambahkan, dalam peningkatan Tata kelola zonasi, ASDP akan menerapkan strategi dan implementasi yang terencana untuk memperbaiki situasi secara signifikan.

ASDP berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keselamatan serta kenyamanan seluruh pengguna jasa agar tertib, aman, lancar dan selamat, ujarnya. (HBM)

 -