Helo Indonesia

Bupati Raden Adipati Tergugat Atas Persetujuan Lokasi Pabrik Sawit

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
Jumat, 14 Juni 2024 00:12
    Bagikan  
WAYKANAN
Helo Lampung

WAYKANAN - Dua penggugat

LAMPUNG, HELOINDONESIA.CO -- Bupati Waykanan Raden Adipati Surya menjadi tergugat pertama atas penerbitan persetujuan lokasi pabrik PT Pesona Sawit Makmur oleh Pemkab Waykanan yang diduga melanggar Perda Tata Ruang Lampung.

Tergugat lainnya, Kadis Penanaman Modal PTSP sebagai Pejabat Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengeluarkan persetujuan lingkungan, kata Ketua Tim Advokasi Tata Ruang Lampung Arif Hidayatullah.

"Gugatan citizen law suit (CLS) ini didasarkan pada dugaan pelanggaran tata ruang di Kabupaten Waykanan," kata Ketua Tim Advokasi Tata Ruang Lampung Arif Hidayatullah dalam sidang di PTUN Kota Bandarlampung, Kamis (13/06/24).

Tim Advokasi Tata Ruang Lampung kembali menjalani sidang di PTUN Bandarlampung. Ketua Tim Advokasi Tata Ruang Lampung, Arif Hidayatullah mengatakan pihaknya menggugat Pemerintah Kabupaten Waykanan

Arif meminta agar segala proses izin yang sedang berjalan dihentikan. "Kami minta Majelis Hakim menghentikan segala bentuk proses selama perkara ini berlangsung di pengadilan.

"PT. Pesona Sawit Makmur diduga berdiri di kecamatan yang dalam perda RTRW bukan merupakan kawasan industri pengolahan dalam hal ini minyak kelapa sawit,"ujarnya

Anggota tim advokasi tata ruang lampung, Candra Bangkit juga menegaskan bahwa Menegakkan hukum tata ruang merupakan hal yang sangat penting.

"Setiap daerah memiliki rencana tata ruang yang sudah dikaji demi keberlangsungan lingkungan hidup agar terhindar dari kerusakan lingkungan," tegasnya.

Bangkit berharap gugatan ini dapat menjadi momentum untuk menumbuh suburkan kesadaran atas pentingnya isu lingkungan.

"Isu lingkungan kurang populer, semoga ini bisa menjadi atensi publik. Selain itu, gugatan ini juga sekaligus menguji atas kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah," tandasnya. (Rls/Hajim)

 -