Helo Indonesia

Waspada Oli Palsu Buatan Pabrik Kosambi Tangerang, Bikin Mesin Mobil Cepat Rusak

Senin, 10 Juni 2024 08:03
    Bagikan  
Oli palsu sedang dikemas
istimewa

Oli palsu sedang dikemas - Oli palsu sedang dikemas di sebuah pabrik

HELOINDONESIA.COM - Oli palsu berbagai merk terkenal yang diduga dibuat di pabrik Pergudagangan Kosambi, Tangerang Banten beredar di berbagai provinsi di Indonesia.

Heloindonesia.com yang mencoba melakukan penelusuran di berbagai bengkel di Bandung mendapati oli dengan merk terkenal tetapi isinya bukan asli alias palsu.

Di sebuah bengkel di Jalan Soekarno Hatta Bandung Heloindonesia.com sempat mengorek keterangan dari seorang mekanik. Menurut Adam, sang mekanik, oli-oli tersebut dikirim dari Tangerang. Diakui bahwa oli tersebut harganya lebih murah dibanding asli.

Adam mengatakan, pemakaian oli seperti ini sebenarnya masih aman kalau asal setiap maksimal satu bulan diganti. "Tetapi jangan keterusan karena kalau keterusan menggunakan oli bekas yang diolah ulang akan merusak mesin," katanya.

Baca juga: 7 Tahun Beroperasi, Diduga Gudang Pengemasan Oli Palsu di Kosambi Tak Tersentuh Hukum, Digedor Polisi Mobil Pada Kabur

CIRI OLI PALSU

Meski kemasannya nyaris sempurna, tetapi oli palsu tetap bisa diketahui karena beberapa perbedaan.

Harga oli palsu pasti jauh lebih murah. Oleh karena itu, sebaiknya kata Adam, jangan tergiur dengan harga oli yang murah.

Dari kemasannya pun lanjut Adam berbeda. Pada oli palsu kemasan yang digunakan akan tampak berbeda mulai dari tutup botol, botol, hingga labelnya.

Kemudian oli palsu tidak memakai pengaman dan tidak ada kode produksi. Adam mengatakan, oli palsu juga tercium dari bau dan warna yang berbeda.

Adam menyarankan kalau membeli oli harus teliti dulu. Ada baiknya mengganti oli di bengkel-bengkel resmi atau bengkel besar. "Kita harus teliti betul karena oli palsu sekarang marak ada di mana-mana," katanya.

Baca juga: Diduga Pabrik Pengemasan Oli Palsu di Tangerang Dibongkar Orang Dalam, Begini Modus Operandinya!

INVESTIGASI

Heloindonesia.com pernah melakukan pemantauan ke pabrik yang diduga memperoduksi oli palsu di kawasan Pergudangan Sentra Kosambi, Kelurahan/Desa Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Menurut sumber Heloindonesia.com di lokasi pabrik, setiap hari dia melihat aktifitas pengiriman kemasan oli yang diduga palsu dalam dus-dus menggunakan mobil mobil boks.

Menurut sumber terpercaya ini, aktivitas pengemasan oli palsu itu sudah berlangsung selama berbulan bulan. Sementara ada orang dalam yang pernah dekat dengan pemilik, produksi oli palsu sudah berlangsung semala 7 tahun lebih.

"Mobil boks besar, roda enam aja sudah nambah tiga sekarang. Makin kaya, nambah lagi," paparnya.

Dia juga menceritakan sempat ada polisi dari Polsek Kosambi Timur datang, dan menanyakan pada dirinya tentang aktifitas gudang.

"Pak ini masih buka? Saya bilang masih. Sempat digedor-gedor sama polisi itu pintu gudang dua blok itu, tapi gak ada yang buka. Padahal di dalamnya sedang memproduksi," tambahnya.

Gak lama kemudian, sambungnya, ketika mobil boks mau memuat barang-barang, tapi begitu mengetahui ada polisi mereka malah kabur.

"Dipanggil sopir boks, bos..bos...Eh gak jadi (muat) malah kabur. Mundur mobilnya, muter," ungkapnya.

Dikatakan bahwa beberapa pergudangan merupakan milik sebuah perusahaan berinisial PT NDK.

PERNAH DIDEMO

Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) dan Mahasiswa Poros Jakarta di bawah pimpinan Sultoni pernah melakukan aksi demonstrasi di depan Baharkam Mabes Polri pada Maret lalu.

Dalam demo tersebut para aktivis dan mahasiswa mendesak dan mendukung Mabes Polri memberantas dan menangkap pengusaha pembuat oli palsu dan sparepart palsu tanpa pandang bulu.

Saat aksi, para aktivis membawa alat peraga berupa mobil dan bus angkot serta bendera-bendera nasional dan organisasi.

Massa aksi yang terdiri dari 4 orang sempat melakukan mediasi dengan Kasubbag Yanduan Divisi Humas Polri Kompol Galang di dalam gedung Baharkam Polri.

Dalam Hasil mediasi tersebut, KAMI memberikan laporan dengan release dan penyerahan barang bukti oli dan sparepart palsu di ruang Bag Anev Mabes Polri.


Selama orasi massa aksi, para aktivis menyuarakan dukungan kepada Polri untuk memberantas dan menangkap terduga pembuat oli dan sparepart palsu.